Thursday, 31 December 2015

Dia Pilih Aku

Bismillahirahmanirohim

Sekadar berkongsi betapa nikmatnya ujian itu bilamana ia berjaya bawa kita kembali ke pangkuan Illahi. Moga Allah redha dengan perkongsian ini, maaf andai diri terkhilaf, kerana aku manusia bila yang kadang-kadang kerapuhan itu hadir.
Moga Allah melebarkan sayap kasih sayangNya buat kita semua.Aminn

_______________________________________________________________________________

Allah, Kau pilih dalam berjuta manusia didunia ini, Ya Allah betapa aku bertuah. Betapa aku bersyukur. Ya Allah tika kau pilih aku, aku mohon, jangan pernah kau pesongkan lagi hati ini, moga hati ini sentiasa dalam dakapanmu.

Beberapa tahun lalu, aku tak menyangka inilah jalan yang Allah rencanakan untuk aku lalui..
Beberapa bulan lalu, tak terbayang aku akan mendapat hadiah terindah dariNya. Mengimbas kembali, zaman kelam itu, air mata menitis. Ya Allah, rapuhnya aku, lemahnya aku, lalai dengan dunia. Dunia ini memang banyak manisnya hingga kadang mata buta melihat pahitnya dunia ini. Melihat kembali gambar-gambar lama, sedih sendiri.

Walaupun nampak kecil, tapi bila kita tak menepati syariat Allah dan bila Allah sentuh hati kita, satu saat kita akan rasa bersalah. Ujian demi ujian membuatkan aku mengerti, kasih sayang Allah teriring selalu dalam mujahadah ini, kadang tertanya sendiri mengapa sukarnya hati ini istiqamah. Jawapan yang sudah ada dalam diri.

Kamu tak letak Allah sebagai yang Pertama dihati kamu.

Jika dulu aku mengeluh dan tertanya2, mengapa itu, kenapa ini. Kini aku diam. Diam dan bermuhasabah, kafarah dosa barangkali.

Lalu air mata mengalir lagi, benar benar jika air mata ini mengalir buat mengenangkan dosa lalu sungguh ada satu kedamaian padanya. Benarlah proses menjadi hamba yang luar biasa itu lama.


Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
(Al-'Ankabut,ayat 2-3)

Selama ni aku selalu dengar orang cakap bangunlah tahajud, itu juga sumber kekuatan sebenarnya, nak cuba tapi selalu terbabas, namun saat Allah bagi peluang kuatkan diri dan hati. Ya, memang tenang saat semua terlena, kita berbicara denganNya. Satu detik yang kita perlu laui sendiri. Tak terucap indahnya.

Moga Allah lemparkan kekuatan pada hati-hati kita. Allahu. Moga Allah redha.

Allah berfirman yang bermaksud:"Sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan"
(Surah Al-Insyirah,ayat 6)


No comments:

Post a Comment